Edukasi Penerapan Teknologi Informasi dalam Tugas Inspektorat di Kota Lubuklinggau

Authors

  • Arie Yandi Saputra STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau
  • Yogi Primadasa STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau
  • Hengki Juliansa STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau
  • Rakhmad Kuswandhie STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau

DOI:

https://doi.org/10.35134/jmi.v29i2.125

Keywords:

Teknologi Informasi, APIP, SIMPEL, Inspektorat, Pemerintahan

Abstract

Inspektorat Kota Lubuklinggau merupakan salah satu unsur Aparat Pengawasan Interen Pemerintah di daerah dimana merupakan salah satu inspektorat yang telah meraih level 3 pada Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada tahun 2019 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).  Predikat level 3 Kapabilitas APIP yang  diperoleh  Inspektorat  Kota Lubuklinggau ini merupakan sebuah capaian yang prestisius, dimana hanya terdapat 4 (empat) Inspektorat Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang mendapatkannya. Kapabilitas APIP Level 3 berarti APIP diharapkan berperan sebagai penjamin  mutu, mengawal pencapaian tujuan strategis daerah dan sebagai consulting yang dapat memberikan nilai tambah  bagi  Pemerintah  Daerah. Untuk dapat meningkatkan kinerja yang telah diraih oleh Inspektorat Kota Lubuklinggau maka pemanfaatan teknologi informasi menjadi sebuah keniscayaan untuk terapkan karena teknologi informasi dapat memberikan nilai tambah bagi fungsi pengawasan internal, terutama dalam mencapai   efektivitas   dan   efisiensi audit, dan   secara   tidak   langsung   akan meningkatkan produktivitas audit yang memberikan dampak besar bagi perekonomian. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang kali ini dilakukan merupakan bentuk nyata dalam rangka transfer pengetahuan untuk mengimplementasikan sistem informasi yang kami sebut dengan istilah SIMPEL (Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut) kedalam sistem kerja pengawasan internal daerah guna mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh oleh inpektorat kota lubuklinggau yaitu untuk memberikan kemudahan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan khususnya pada fungsi evaluasi dan pelaporan

References

Furqani, A., & Rusnani, R. (2021). Kesiapan Penggunaan Teknologi Informasi Pada Pengawasan Internal Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Studi Pada Inspektorat Kabupaten Sumenep). Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(1), 164-178. https://doi.org/10.37329/ganaya.v5i3

Suriza, N. (2017). Analisis Peranan Inspektorat Dalam Menjalankan Fungsi Pengawas Intern Pemerintah (Studi Kasus Pada Inspektorat Kabupaten Gunungkidul). Accounting and Business Information Systems Journal, 5(3).. https://doi.org/10.22146/abis.v5i3.59278

Haris, A., Kusmanto, H., & Mardiana, S. (2016). Fungsi pengawasan inspektorat kabupaten serdang bedagai. Jurnal Administrasi Publik: Public Administration Journal, 6(1), 110-128. https://doi: 10.25072/jwy.v4i1.316

Sugihartono, T. (2018). Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Berbasis Web. Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), 7(1), 52-56.

Ulfah, R., Nurdin, I., & Handayani, N. (2020). Implementasi Pengawasan Pemerintahan Oleh Inspektorat Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh. Jurnal Media Birokrasi, 109-122.

Ahmi, A., Saidin, S. Z., Abdullah, A., Ahmad, A. C., & Ismail, N. A. (2016). State of information technology adoption by internal audit department in Malaysian public sector. International Journal of Economics and Financial Issues, 6(7), 103-108.

Anshori, S. (2018). Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran. Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya, 2(1).

Budiman, H. (2017). Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 31-43.

Firmansyah, I., & Nursantika, D. (2017). Sistem Informasi Eksekutif Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur. Prosiding SNATIF, 365-371.

Dilson, D., & Suhery, L. (2016). Sistem Informasi Pengawasan Internal Inspektorat Berbasis Client Server. Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology, 2(1), 89-108.

Putra, I. K. T. A. (2022). Pengaturan Larangan Rangkap Jabatan Mentri Dalam Peraturan Perundang-Undangan Di Inonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (Jkh), 8(2), 434-443.

Fahmi, I. (2018). TA: Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Perijinan Perusahaan dan Industri Berbasis Web pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya (Doctoral dissertation, Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya).. https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v1i2.198

Rasminto, H., & Kuncoro, A. A. (2018). Perancangan Sistem Informasi Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Terpadu Dengan Metode Berorientasi Objek. In Prosiding Seminar Nasional & Internasional (Vol. 1, No. 1).

Sidik, M. A., Nurmawati, D., Siregar, R. A., Anam, S., Sanisah, S., Alip, I. N., ... & Rizki, M. (2021). Pemanfaatan Teknologi Informasi Sebagai Media Edukasi Pencegahan Penularan Covid-19, Media Pemasaran, dan Media Pembelajaran Pada Masyarakat Kelurahan Sei Jang, Kota Tanjung Pinang. JPPM Kepri: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau, 1(2), 140-155.

Juhji, J. (2017). Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran IPA. Primary: Jurnal Keilmuan Dan Kependidikan Dasar, 8(1), 25-34.. https://doi.org/10.55606/nusantara.v1i1.237

Hariyanti, E., & Purwanti, E. (2018). Perancangan Sistem Dashboard Untuk Monitoring Indikator Kinerja Universitas. SESINDO 2014, 2014.

Sukeni, Y., Najmah, N., & Idris, H. (2021). Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Pada Fasilitas Kesehatan Di Masa Pandemi Covid-19 (Doctoral Dissertation, Sriwijaya University).

Indonesia, P. R. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian InternPemerintah.

Downloads

Published

2022-12-31

How to Cite

Yandi Saputra, A., Primadasa, Y., Juliansa, H., & Kuswandhie, R. . (2022). Edukasi Penerapan Teknologi Informasi dalam Tugas Inspektorat di Kota Lubuklinggau. Majalah Ilmiah UPI YPTK, 29(2), 134–139. https://doi.org/10.35134/jmi.v29i2.125

Issue

Section

Articles